Selasa, 13 Januari 2009

Penemuan Konsep, Persoalan, atau Penyelesaian Matematika

Yang dapat saya temukan konsep matematika, persoalan matematika atau penyelesaianmatematika pada zaman kuno yang sekarang masih dipakai yaitu:

Penemuan

1 Aristoteles Mengenalkan logika sebagai sebuah ilmu yang kemudian disebut logico science.
2 Brahmagupta Aturan-aturan penambahan dan pengurangan yang menyertakan bilangan nol.
Ø Nol ditambah dengan bilangan negative hasilnya bilangan negative
Ø Bilangan positif ditambah nol hasilnya positif
Ø Nol dikurangi bilangan negative hasilnya positif
Ø Nol dikurangi bilangan positif hasilnya negative
Ø Nol ditambah nol hasilnya tetap nol
3 Rene Descartes Sistem koordinat cartesius
Posisi garis bilangan dimana setiap titik bisa ditempatkan dengan 1 pasangan terurut (x,y).
Selain itu Rene Descartes juga menemukan:
Ø Sistem tentang menggunakan huruf pertama dari abjad untuk menunjukkan atau mewakili yang dikenal, dan huruf terakhir untuk menunjukkan atau mewakili yang tidak dikenal.
Contoh: Persamaan kuadrat
Menulis huruf a, b, c mewakili nilai-nilai yang dikenal (koefisien-koefisien)
x mewakili solusi yang tidak dikenal dari persamaan.
Ø Memperkenalkan metode untuk menulis kuasa-kuasa bahwa supaya kita menjadi terbiasa dengannya.
Contoh: Jika ingin menulis 4x4x4, dapat ditulis dengan 4
4 Blaise Pascal Segitiga Pascal
1
1 1
1 2 1
1 3 3 1
1 4 6 4 1
1 5 10 10 5 1
5 Abraham De Moivre Teorema De Moivre yaitu
(cos x + i sin x) = cos (nx) + i sin (nx)
6 Leonhard Euler Menemukan istilah fungsi untuk memberikan ungkapan matematis yang melibatkan berbagai parameter misalnya y = F(x)
7 Phytagoras Pythagoras menemukan bahwa:
Ø Bilangan sempurna adalah bilangan yang apabila factor-faktornya dijumlahkan maka hasilnya sama dengan bilangan itu sendiri. Contoh, bilangan 6 faktor-faktornya adalah 1, 2, dan 3 yang apabila dijumlahkan hasilnya akan sama dengan 6.
Ø Panjang sisi miring pada segitiga siku-siku menurut teorema Pythagoras ditentukan oleh perhitungan akar dari penjumlahan hasil kuadrat dari kedua sisi yang lain.


Yang dapat saya temukan konsep matematika, persoalan matematika atau penyelesaianmatematika pada zaman kuno yang sekarang tidak dipakai yaitu:

Ø Pada zaman Mesir
Luas sebuah lingkaran dipandang sama dengan kuadrat 8/9 kali garis tengah, dan isi darisilinder siku-siku sama dengan produk dari luas kali jarak tingginya.
Berikut uraian singkatnya:
Luas lingkaran = (8/9 x d)
d = 2r, sehingga:
Luas lingkaran = (8/9 x d)
= 64/81 x 4r
= 3,16 r

Orang-orang Mesir Kuno, telah menemukan nilai yaitu 3,16.
Pada zaman sekarang, kita ketahui bahwa nilai yaitu 3,14.

Ø Pada tahun 830
Mahavira (India) mempertegas hasil-hasil Brahmagupta dan menyatakan bahwa “sebuahbilangan dibagi oleh nol adalah tetap”. Sedangkan pada zaman sekarang “sebuah bilangan dibagioleh nol adalah tak berhingga.”

Ø Pada geometri
Pada zaman Euclides, menurutnya lingkaran ialah suatu bangun datar. Jadi lingkaran itumempunyai keliling. Sedangkan definisi sekarang lingkaran ialah himpunan titik-titik yang berjarak sama dari suatu titik tertentu. Jadi lingkaran ialah suatu garis lengkung.


Yang dapat saya temukan konsep matematika, persoalan matematika atau penyelesaianmatematika pada zaman sekarang yang tidak ada hubungannya dengan masa lampau,
Dalam hal ini, saya mohon maaf karena belum menemukan.
Assumption Mathematics

According to Junjun ( 1984: 97), mathematics is not representing science, but deductive medium thinking. Mathematics have the very role necessary for various science discipline. But still according to Junjun, mathematics is Ianguage symbolising to with refer to the meaning from statement which wish we submit the. Mathematics device have the character of the new artifisial have the meaning after a meaning passed to its. Without meaning, mathematics only represent the dead formula corps. But Immanuel Kant (1724-1804) having a notion that mathematics represent the knowledge having the character of sitetik apriori where eksistensi mathematics depended from the five senses and also stream opinion is so-called logistics having a notion that mathematics represent the wrong logical way of thinking or its correctness determinable without learning world empirir. This opinion Kant then strenghtened by mathematician of Dutch nationality, Jan Brouwer ( 1881-1966).

Assumption of its erudite study and Philosophy
- As a Ianguage, mathematics try to eliminate the nature of turning tail, and the emotional from Ianguage verbal
- That mathematics is logical way of thinking.
Bertrand Russell says, " mathematics is a period of/to adulthood of logic and logic is tender age mathematics
- Truth yielded by a mathematics needn't be proved to by pass the empirical world (logistics stream)
- Eksistensi Mathematics as knowledge depended from the five senses (stream insitusionist)
- Mathematics represent the knowledge of about formal structure from device (stream formalis)

DANIEL SHANKS AND JOHN WRENCH



Daniel Shanks lahir pada tanggal 17 Januari 1917 di Chicago. Di kota besar itulah Daniel Shanks mendapat gelar B. S ilmu fisika pada tahun 1937 dari Universitas Chicago. Di tahun 1940 ia bekerja sebagai ahli fisika di Aberdeen Proving Gounds dan Naval Ordinance Laboratory hingga tahun 1950. Di tahun 1951 ia telah menjadi seorang ahli matematika. Sepanjang tahun 1951 sampai 1957 dia memimpin Numerical Analysis Section dan Penerapan laboratorium Matematika. Daniel Shanks meninggalkannya pada tahun 1957 untuk menjadi konsultan dan senior riset di Departemen Perhitungan Matematika dari kapal kelautan R dan D Laboratorium di David Taylor Model Basin. Tahun 1976, setelah menyelesaikan pekerjaannya, ia memutuskan untuk mengundurkan diri, dan satu tahun Daniel Shanks menjadi pekerja tamu Standard Burreau Nasional. Dia bergabung dengan Departemen matematika di Universitas Maryland dan menjadi professor pada tahun 1977 dan tinggal di sana sampai akhir hidupnya di tanggal 6 September 1996. Daniel Shanks adalah seorang penyelamat bagi dua saudarinya, para putranya Leonard dan Olivers, seorang anak angkat laki-laki, Gabriel dan dua cucunya.


Dan, (Daniel Shanks meminta setiap orang untuk memanggilnya Dan) yang diterima Ph. D. dari Universitas Maryland tahun 1954. Hasil presentasi tesisnya mengejutkan Departemen Matematika. Dengan posisinya tersebut, ia mengusulkan bahwa Ph.D. dalam matematika memerlukan kualitas mutu yang cukup. Tesis Daniel Shanks dipublikasikan pada tahun 1955 dalam Journal Matematika dan Fisika, berjudul “Nonlinear transformations of Divergent and Slowly Convergent sequences”. Hal itu dikenal dengan metode mempercepat konvergen dengan barisan konvergen. Transformasi yang dikenalkan olehnya dikenal sebagai Transformasi Shanks. Dan dianggap sebagai salah satu catatan penting dalam pekerjannya.


Dan bertindak sebagai seorang editor Komputasi Matematika dari tahun 1959 sampai dia meninggal. Hampir di setiap periode Dan aktif dalam semua aspek yang menyangkut operasi journal melalui usaha pekerjaan terbitan miliknya, ia sangat menghormati dokumen seperti persamaan particular, memberikan harapan kepada matematika muda dalam riset mereka, meninjau ulang tabel, copy editing dan bahkan ketika mendapat kesempatan dituntut memanage editor. Dan banyak memperlihatkan bahwa tabel adalah cukup panjang, terperinci, untuk dokumen mereka sendiri. Ia juga bertindak sebagai penjaga atau wali dari UMT (Unpublished Mathematical Tables) file. Kebetulan, file ini tidak lagi dijaga oleh Mathematics of Computation, apakah untuk sementara bermaksud sampai usaha seorang dermawan Duncan Buell, Pusat Ilmu Perhitungan di Bowie, MD. Hal itu diharapkan bahwa rumah permanent dari UMT akan segera ditemukan. Pada tahun 1987 Dan dihormati oleh penerbitan khusus Mathematics of Computation yang mempersembahkan untuk dirinya dalam rangka memperingati ulang tahunnya ke 70 dan memperingati banyak kontribusinya tentang teori bilangan komputasi. Karena dalam penelitian ini aktivitas journal yang ia buat memberikan kontribusi yang sangat baik yaitu M of C, secara berkala sekarang telah memiliki pilihan journal untuk dipublikasikan dalam kedua analisis bilangan dan teori bilangan komputasi. Hal ini merupakan perpaduan yang agak aneh dalam area yang diaktifkan melalui D. H. Lehmer’S asosiasi dengan M of C sampai pada permulaan tahun 1943, ketika disebut Mathematical Tables and Other Aids to Computation (MTAC). Komponen teori bilangan M of C tetap digunakan sampai saat ini yang merupakan bagian kecil yang berkaitan dengan Dan’S yang usahanya tak kunjung letih.


Dan menulis delapan puluh dokumen dan membukukannya. Sumbangan Dan diantaranya adalah Analisis Numerik, Distribusi prima, rangkaian Dirichlet, Format kuadrat (bidang), Penggolongan kelas (invariant), Algoritma komputasi dalam jumlah bidang derajat tingkat 3 dan 4. Ia juga menulis beberapa topic lain seperti: radiasi badan hitam, ballistics, mathematical identities, Epstein zeta function, rumus dan uji primality untuk bentuk kubus. Dokumen Dan’S menandai pendekatan bersifat percobaan hasil pelatihannya sebagai ahli fisika.

Dan’S, pekerjaan awalnya (1951-1958) sebagian besar pada topic Analisis Numerik, sebagai minatnya di tahun 1962 dia terkenal dengan catatan terkenalnya. Dia bekerja dengan John Wrench dalam komputasi bilangan ke 100,000 sistim decimal, suatu peningkatan besar-besaran pekerjaannya dalam masalah ini. Beberapa gagasan baru mengakibatkan catatan besar skala komputasi, tetapi Dan tidak tampak dihormati seperti pada pekerjaannya dahulu. Tahun 1962 dia mempublikasikan buku edisi pertamanya yang berjudul “Solved and Unsolved Problems in Number Theory”. Hal ini merupakan sesuatu yang mempesona, luar biasa, provokatif, dan buku yang mempesona dalam Teori dasar bilangan, dan dilanjutkan tiga edisi sampai yang terakhir di tahun 1993. Ini merupakan pekerjaan keduanya yang sangat membanggakan Dan’S.




Sumber: http://www.ams.org/notices/199707/comm-shanks.pdf

http://www.cse.sc.edu/~buell/Public_Data/daniel.html


http://en.wikipedia.org/wiki/Daniel_Shanks




Christiana S (05301244079)

LEONHARD EULER (1707-1783)

Di abad ke-17 Swiss mempunyai seorang matematikus dan ahli fisika yang teramat brilian dan ilmuwan terkemuka sepanjang masa. Orang itu Leonhard Euler. Hasil karyanya mempengaruhi penggunaan semua bidang fisika dan di banyak bidang rekayasa.

Hasil matematika dan ilmiah Euler betul-betul tak masuk akal. Dia menulis 32 buku lengkap, banyak diantaranya terdiri dari dua jilid, beratus-ratus artikel tentang matematika dan ilmu pengetahuan. Orang bilang, kumpulan tulisan-tulisan ilmiahnya terdiri dari lebih 70 jilid! Kegeniusan Euler memperkaya hampir segala segi matematika murni maupun matematika siap pakai, dan sumbangannya terhadap matematika fisika hampir tak ada batasnya untuk penggunaan.

Euler khusus ahli mendemonstrasikan bagaimana hukum-hukum umum mekanika, yang telah dirumuskan di abad sebelumnya oleh Isaac Newton, dapat digunakan dalam jenis situasi fisika tertentu yang terjadi berulang kali. Misalnya, dengan menggunakan hukum Newton dalam hal gerak cairan, Euler sanggup mengembangkan persamaan hydrodinamika. Juga, melalui analisa yang cermat tentang kemungkinan gerak dari barang yang kekar, dan dengan penggunaan prinsip-prinsip Newton. Dan Euler berkemampuan mengembangkan sejumlah pendapat yang sepenuhnya menentukan gerak dari barang kekar. Dalam praktek, tentu saja, obyek benda tidak selamanya mesti kekar. Karena itu, Euler juga membuat sumbangan penting tentang teori elastisitas yang menjabarkan bagaimana benda padat dapat berubah bentuk lewat penggunaan tenaga luar.

Euler juga menggunakan bakatnya dalam hal analisa matematika tentang permasalahan astronomi, khusus menyangkut soal "tiga-badan" yang berkaitan dengan masalah bagaimana matahari, bumi, dan bulan bergerak di bawah gaya berat mereka masing-masing yang sama. Masalah ini --suatu masalah yang jadi pemikiran untuk abad ke-21 belum sepenuhnya terpecahkan. Kebetulan, Euler satu-satunya ilmuwan terkemuka dari abad ke-18 yang (secara tepat, seperti belakangan terbukti) mendukung teori gelombang cahaya.

Buah pikiran Euler yang berhamburan tak hentinya itu sering menghasilkan titik tolak buat penemuan matematika yang bisa membuat seseorang masyhur. Misalnya, Joseph Louis Lagrange, ahli fisika matematika Perancis, berhasil merumuskan serentetan rumus ("rumus Lagrange") yang punya makna teoritis penting dan dapat digunakan memecahkan pelbagai masalah mekanika. Rumus dasarnya diketemukan oleh Euler, karena itu sering disebut rumus Euler-Lagrange. Matematikus Perancis lainnya, Jean Baptiste Fourier, umumnya dianggap berjasa dengan penemuan teknik matematikanya, terkenal dengan julukan analisa Fourier. Di sini pun, rumus dasarnya pertama diketemukan oleh Leonhard Euler, dan dikenal dengan julukan formula Euler- Fourier. Mereka menemukan penggunaan yang luas dan beraneka macam di bidang fisika, termasuk akustik dan teori elektromagnetik.

Dalam urusan matematika, Euler khusus tertarik di bidang kalkulus, rumus diferensial, dan ketidakterbatasan suatu jumlah. Sumbangannya dalam bidang ini, kendati amat penting, terlampau teknis dipaparkan di sini. Sumbangannya di bidang variasi kalkulus dan terhadap teori tentang kekompleksan jumlah merupakan dasar dari semua perkembangan berikutnya di bidang ini. Kedua topik itu punya jangkauan luas dalam bidang penggunaan kerja praktek ilmiah, sebagai tambahan arti penting di bidang matematika murni.

Formula Euler, menunjukkan adanya hubungan antara fungsi trigonometrik dan jumlah imaginer, dan dapat digunakan menemukan logaritma tentang jumlah negatif. Ini merupakan satu dari formula yang paling luas digunakan dalam semua bidang matematika. Euler juga menulis sebuah textbook tentang geometri analitis dan membuat sumbangan penting dalam bidang geometri diferensial dan geometri biasa.

Kendati Euler punya kesanggupan yang hebat untuk penemuan-penemuan matematika yang memungkinkannya melakukan praktek-praktek ilmiah, dia hampir punya kelebihan setara dalam bidang matematika murni. Malangnya, sumbangannya yang begitu banyak di bidang teori jumlah, tetapi tidak begitu banyak yang bisa dipaparkan di sini. Euler juga orang pemula yang bekerja di bidang topologi, sebuah cabang matematika yang punya arti penting di abad ke-20.

Akhirnya, Euler memberi sumbangan penting buat sistem lambang jumlah matematik masa kini. Misalnya, dia bertanggung jawab untuk penggunaan umum huruf Yunani untuk menerangkan rasio antara keliling lingkaran terhadap diameternya. Dia juga memperkenalkan banyak sistem tanda yang cocok yang kini umum dipakai di bidang matematika.

Euler lahir tahun 1707 di Basel, Swiss. Dia diterima masuk Universitas Basel tahun 1720 tatkala umurnya baru mencapai tiga belas tahun. Mula-mula dia belajar teologi, tetapi segera pindah ke mata pelajaran matematika. Dia peroleh gelar sarjana dari Universitas Basel pada umur tujuh belas tahun dan tatkala umurnya baru dua puluh tahun dia terima undangan dari Catherine I dari Rusia untuk bergabung dalam Akademi Ilmu Pengetahuan di St. Petersburg. Di umur dua puluh tiga tahun dia jadi mahaguru fisika di sana dan ketika umurnya dua puluh enam tahun dia menggantikan korsi ketua matematika yang tadinya diduduki oleh seorang matematikus masyhur Daniel Bernoulli. Dua tahun kemudian penglihatan matanya hilang sebelah, namun dia meneruskan kerja dengan kapasitas penuh, menghasilkan artikel-artikel yang brilian.

Tahun 1741 Frederick Yang Agung dari Prusia membujuk Euler agar meninggalkan Rusia dan memintanya bergabung ke dalam Akademi Ilmu Pengetahuan di Berlin. Dia tinggal di Berlin selama dua puluh lima tahun dan kembali ke Rusia tahun 1766. Tak lama sesudah itu kedua matanya tak bisa melihat lagi. Bahkan dalam keadaan tertimpa musibah macam ini, tidaklah menghentikan penyelidikannya. Euler memiliki kemampuan spektakuler dalam hal mental aritmatika, dan hingga dia tutup usia (tahun 1783 di St. Petersburg --kini bernama Leningrad-- pada umur tujuh puluh enam tahun), dia terus mengeluarkan kertas kerja kelas tinggi di bidang matematika. Euler kawin dua kali dan punya tiga belas anak, delapan diantaranya mati muda.

Semua penemuan Euler bisa saja dibuat orang bahkan andaikata dia tidak pernah hidup di dunia ini. Meskipun saya pikir, kriteria yang layak digunakan dalam masalah ini adalah mengajukan pertanyaan-pertanyaan: apa yang akan terjadi pada dunia modern apabila dia tidak pernah berbuat apa-apa? Dalam kaitan dengan Leonhard Euler jawabnya tampak jelas sekali: pengetahuan modern dan teknologi akan jauh tertinggal di belakang, hampir tak terbayangkan, tanpa adanya formula Euler, rumus-rumusnya, dan metodenya. Sekilas pandangan melirik indeks textbook matematika dan fisika akan menunjukkan penjelasan-penjelasan ini sudut Euler (gerak benda keras); kemantapan Euler (deret tak terbatas); keseimbangan Euler (hydrodinamika); keseimbangan gerak Euler (dinamika benda keras); formula Euler (variabel kompleks); penjumlahan Euler (rentetan tak ada batasnya), curve polygonal Eurel (keseimbangan diferensial); pendapat Euler tentang keragaman fungsi (keseimbangan diferensial sebagian); transformasi Euler (rentetan tak terbatas); hukum Bernoulli-Euler (teori elastisitis); formula Euler-Fourier (rangkaian trigonometris); keseimbangan Euler-Lagrange (variasi kalkulus, mekanika); dan formula Euler-Maclaurin (metode penjumlahan) itu semua menyangkut sebagian yang penting-penting saja.

Dari sudut ini, pembaca mungkin bertanya-tanya kenapa Euler tidak dapat tempat lebih tinggi dalam daftar urutan buku ini. Alasan utama ialah, meskipun dia dengan brilian dan sukses menunjukkan betapa hukum-hukum Newton dapat diterapkan, Euler tak pernah menemukan prinsip-prinsip ilmiah sendiri. Itu sebabnya mengapa tokoh-tokoh seperti Becquerel, Rontgen, dan Gregor Mendel, yang masing-masing menemukan dasar baru fenomena dan prinsip ilmiah, ditempatkan di urutan lebih atas ketimbang Euler. Tetapi, bagaimanapun juga, sumbangan Euler terhadap, dunia ilmu, terhadap bidang rekayasa dan matematika, bukan alang kepalang besarnya.



Sumber : http://media.isnet.org/iptek/100/Euler.html




Christiana. S (05301244079)